Jumat, 23 Maret 2012

Tentang Pohon..

Assalamu'alaikum..

21/03/2012 (20:23)
tentang persahabatan sang daun.. tentang kesendirian sang buah.. tentang cinta dan kesabaran sang bunga.. tentang kesetiaan dan kesabaran sang ranting.. dan tentang pengorbanan sang akar..
-Tentang Pohon- ^_^

Foto ambil disini..

Layaknya sebuah pohon.. Yang tumbuh dari sekeping benih.. Hingga akar dan tunas menghujam dalam dan dari tanah.. Sehelai daun yang kesepian.. Menatap langit dengan tatapan kosong.. Membiarkan angin menerpanya.. Hingga sang tangkai tumbuh tinggi dan besar.. Membawa serta sang daun.. Membuat sang daun takut akan ketinggian hingga ia begitu erat merangkul sang tangkai yang kini menjelma menjadi ranting..

Waktu terus berjalan.. Kini helai itu tak sendiri lagi.. Sahabat hijau yang lain tumbuh dan menemaninya.. Terus menemaninya hingga ia berubah menjadi menguning dan coklat.. Ia tak kuat lagi menggenggam erat sang ranting.. Hingga ia harus terjatuh dari ketinggian yang ditakutinya.. Dedaunan hanya bisa melambai-lambai.. Mereka tak mampu berbuat apapun.. Mereka takut untuk terjatuh juga..

Selasa, 20 Maret 2012

Tuhan Memberikan Apa yang Kau Inginkan Bukan..

Assalamu'alaikum..

Alhamduillah.. Tak henti-hentinya aku mengucap rasa syukur karena Allah tlah mengabulkan satu pengharapanku. Mungkin semua hal yang terjadi beberapa minggu terakhir ini tak bisa kuceritakan sepenuhnya. Saat jiwa dan pikiranku tergoyahkan seperti air yang berada di atas daun. Begitu sulit aku mencoba untuk menjaga keseimbangan didalam diriku. Mungkin begitu banyak kesalahan yang tlah kuperbuat. Astaghfirulloh. Maafkanlah hamba Ya Allah. Namun aku tlah belajar banyak hal dari tiap goncangan yang slalu muncul dalam tiap hariku. Tidur tidak tenang.. Pikirankuku tak menyatu dengan jiwa dan raga.. Senyum yang slalu kuabaikan dan tak pernah menghiasi wajahku saat itu.. Astaghfirulloh.. Mungkinkah ini karena kegoyahan dan kekurangan imanku terhadap-Mu. Sujudku begitu khusyuk saat itu, mengharapkan Kau mengabulkan skenario yang ku persiapkan. Meski pada akhirnya skenario itu harus berubah, namun Kau hadiahkan sebuah kehangatan dihatiku yang sempat membeku dan mengabaikan segala hal yang seharusnya slalu ku ingat. Bahkan diriku begitu lupa akan kehadiran-Mu yang slalu hadir dalam setiap nafas yang ku hembuskan.

Rabu, 29 Februari 2012

Membuka Jendela..

Assalamu'alaikum

Subhanallah, tidak terasa sudah diujung akhir bulan februari.
Alhamdulillah Ya Allah. Setelah cukup lama, akhirnya diriku bisa membuka jendela ruang kecilku ini. Subhanallah, ditinggal kelamaan, masih banyak postingan berbentuk draft yang belum terselesaikan. Haduh.. Efek dari internet mati seminggu. Sabar.. Ambil hikmahnya aja Ngga. ^_^
InsyaAllah semua draft-draft itu akan berubah menjadi sebuah tulisan yang indah yang siap untuk dipublikasikan dan dibaca. Hmmh.. Jadi tulisan bulan maret aja yah. Amin.
Ayoooo semangat Nulis..!! :)

-salam hangat-

Wassalamu'alaikum..

Selasa, 21 Februari 2012

It's My Name..

Assalamu'alaikum..
Alhamdulillah.. Baru beberapa hari yang lalu dapat PeeR sekarang dapat PeeR lagi dari mas Mridwan. ^__^


 Yup. Dan kali ini bercerita tentang "Nama"..

Selasa, 31 Januari 2012

Alasanku Menulis..

Assalamu'alaikum
Alhamdulillah setelah cukup lama, akhirnya dapat PeeR menulis lagi. Huahay~ ^___^

Sebuah cerita tentang asa dalam diri, tentang jari yang menari diatas kertas, tentang goresan penuh cerita, tentang cinta dalam tinta, dan tentang sebuah rasa. Yaps.. PeeR dari kak Meutia tentang "Mengapa Saya Menulis?"


Tentunya ketika berhubungan dengan kata tanya "Mengapa" pastinya menanyakan sebuah alasan dan sebuah alasan tidak akan muncul tanpa suatu sebab atau peristiwa yang mengawalinya hingga muncul sebuah alasan dan menjadi sebuah tujuan yang terpatri kuat dalam hati dan pikiran hingga akhirnya menggerakkan langkah kita untuk mencapai tujuan yang kita inginkan dan memenuhi sebab serta alasan yang mendasarinya.

Hmmh.. Pasti sedikit bingung dan muter-muter waktu membaca tulisan diatas.. Hahah.. Just intermezzo kawan. ^__^

Senin, 16 Januari 2012

Kata-Kata Itu..

Kata-kata itu..
Bisa menjadi bumerang bagi diri sendiri..
Menyerang diri ketika hendak menyerang orang lain..

Kata-kata itu..
Seperti pisau yang tajam..
Menusuk dalam dan menyakiti hati.. Bahkan meninggalkan luka yang dalam..

Kata-kata itu..
Bisa menjadi api yang menghangatkan..
Dan mampu mencairkan sekeping hati yang membeku..

Kata-kata itu..
Layaknya sepotong coklat..
Manis.. Menyenangkan hati dan membuat orang tersenyum..

Kata-kata itu..
Seperti angin yang menari-nari di angkasa..
Menyejukkan dan menenangkan hati..

Sabtu, 24 Desember 2011

Merindukan Sosok Seorang Kakak..

dia seorang yang melindungiku.. ketika ayah dan ibu pergi..
menjaga rahasia bersamaku.. bermain bersama.. canda tawa..
seorang yang ingin kulampaui.. seorang yang kurindukan keberadaannya..
sosok seorang kakak.. :')

Sudah hampir satu setengah tahun ia pergi meninggalkanku ke luar kota. Ia hanya kembali sesaat.. 1 bulan paling lama ia kembali berkumpul bersama keluarga kami.. Yaaa.. Aku merasa kehilangan sosok seorang kakak selama satu setengah tahun ini.. Awalnya aku tidak terbiasa kehilangan dirinya.. Namun kini aku mulai terbiasa.. Terbiasa melihat kamar kosong dan meja belajarnya yang kini mulai penuh debu.. Terbiasa menjalani hari tanpa kehadirannya.. Terbiasa pergi tanpa dirinya berjalan disampingku.. "Mba' Ita.." Begitulah aku biasa memanggilnya. Kini jarang sekali aku menyebut namanya lagi.. Hanya ketika dia menelepon dan berbagi cerita.. Itupun hanya suaranya yang bisa kudengar tanpa bertatapan langsung dengannya. Ya Allah.. Aku merindukan kehadirannya.. T_T